Telah dua postingan di blog ini tentang kurma, pertama mengangkat judul “Kurma, Buah Kaya Manfaat” dan yang kedua “Manfaat Kurma Menurut al-Hadits dan Ilmu Kedokteran”. Tulisan kali ini bermaksud melengkapi dua postingan tersebut.
Membicarakan Kurma yang dalam bahasa latin disebut Phoenix Dactylipera L. Tidak akan ada habisnya, karena tanaman ini termasuk tanaman tertua yang dibudidayakan manusia dan memiliki peranan penting dalam kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat di daerah kering dan semi-kering di dunia.
Al-Shahib dan Marshall RJ. dalam The Fruit of The Date Palm: Its Possible as The Best Food For The Future menyebutkan bahwa buah kurma mengandung karbohidrat (44 – 88% total gula), 0,2 – 0,5 lemak dan 2,3 – 5,6% protein. Selain itu, buah kurma juga mengandung banyak vitamin, diantaranya Vitamin A, B1, B2 dan C.
Fungsi Vitamin tersebut :
1. Vitamin C berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah berbagai penyakit, juga sebagai antidote untuk penyakit pilek dan flu.
2. Vitamin B2 (Riboflavin) berfungsi membantu melepaskan tenaga dari makanan yang sudah dikonsumsi.
3. Niasin, selain berfungsi seperti Riboflavin juga baik untuk memelihara kulit.
4. Vitamin B1 (Tiamin) berfungsi membantu melepaskan tenaga dari karbohidrat.
5. Vitamin A, selain untuk kesehatan mata, juga untuk kesehatan kulit.
Tidak hanya vitamin, kurma juga mengandung mineral. Mineral yang paling banyak terkandung dalam buah kurma adalah Natrium (Na), Magnesium (Mg), Kalium (K) dan Kalsium (Ca), demikian menurut Sahari MA, Barzegar M, dan Radfar R. dalam Effect of Varieties on The Composition of Dates (Phoenix dactylifera L.).